1. Kalibrator Radionuklida Modern
Kalibrator Dosis
Merupakan sistem komersil yang terdiri dari ruang ionisasi sumur silinder terhubung ke elektrometer yang dikendalikan mikroprosesor. Kalobrator ini menyediakan pengukuran yang dikalibrasi untuk berbagai radionuklida umum.
Ruang kalibrator terbuat dari aluminium yang diisi dengan Argon di bawah tekanan (1 MPa-2 MPa atau 10 atm-20 atm). Ruang ini biasanya dilapisi dengan timah setebal 6 mm untuk memastikan pembacaan radiasi latar yang rendah.
Kalibrator dosis dikalibrasi dalam aktivitas dengan membandingkannya dengan aktivitas standar yang dapat dilacak langsung ke standar primer nasional.
Contoh kalibrator ini yaitu : Kalibrator dosis model Capintec CRC 25R dan Atomlab 200.
Faktor Ketidakpastian Pengukuran Kalibrator Dosis :
a) Faktor kalibrasi
b) Elektronik
c) Pertimbangan statistik
d) Rekombinasi ion
e) Radiasi latar
f) Wadah sumber dan efek volume
g) Posisi sumber
h) Adsorpsi sumber
a) Faktor kalibrasi
-
Ketidakpastian pada 99mTc dan 131I biasainya
berkisar 1%-3%.
-
Untuk wadah/volume yang berbeda memiliki faktor
kalibrasi yang berbeda
b) Elektronik
-
Mengukur arus keluaran dari ruang ionisasi mulai
dari puluhan femtoamper hingga mikroamper
-
Potensi karakteristik linearitas berbeda untuk
setiap rentang ->pengubahan rentang dapat mengakibatkan diskontinuitas
c) Rekombinasi ion
-
Aktivitas sumber meningkat maka rekombinasi ion
positif dengan elektron meningkat.
- Aktivitas sumber tinggi dapat menyebabkan pengurangan arus.
d) Wadah sumber dan efek volume
-
Variasi dalam volume wadah sumber akan
menimbulkan variasi yang sesuai dalam aktivitas yang diukur
- Variasi akan terlihat untuk pemancaran foton berenergi rendah dan pemancaran beta murni.
e) Posisi sumber
-
Pemegang sumber pabrikan dirancang untuk menjaga
sumber di area respons maksimum pada sumbu vertikal sumur -> variasi respons
biasanya tidak signifikan.
f) Sumber adsorbsi
-
Radiofarmasi tertentu dapat menyerap ke
permukaan wadah
-
Aktivitas teradsorpsi dapat menjadi persentase
yang signifikan dari total.
Mengukur Pemancar Beta Murni
Aktivitas terukur dari pemancar beta diperlukan untuk mendapatkan perkiraan aktivitas yang tepat.
Karakteristik pemancar beta ;
- Efisiensi deteksi ruang ionisasi untuk radiasi beta rendah.
- Respon kalibrator dosis dari partikel beta akan hampir seluruhnya dari radiasi bremsstrahlung.
Radiasi Bremsstrahlung adalah radiasi yang dipancarkan oleh electron
yang berkecepatan tinggi mendekati inti atom sehingga electron tersebut akan
mengalami pengereman dan pembelokkan dalam proses ini radiasi akan dipancarkan.
2. Uji Penerimaan Kalibrator Dosis
a) Akurasi dan reproduktifitas
Akurasi ditentukan dengan membandingkan pengukuran aktivitas menggunakan standar terkalibrasi yang dapat dilacak. Reproduksibilitas dapat dinilai dengan melakukan pengukuran berulang dari sumber yang sama
b) Linearitas
Terdapat tiga metode untuk penilaian linearitas yaitu etode sumber pembusukan, metode pengenceran ganda dan metode atenuasi bertingkat.
c) Respons geometri
Aposiktivitas yang diukur dapat bervariasi
dengan:
1. sumber berada di dalam ruang ionisasi
2. komposisi botol atau jarum suntik
3. volume cairan di dalam botol atau jarum suntik
3. Pemberian Radiofarmasi untuk Pasien
a) Dosis Radiasi untuk Anak
Kartu dosis tersedia di situs web EANM memberikan aktivitas minimum yang direkomendasikan dan faktor penskalaan yang bergantung pada berat badan untuk setiap radiofarmasi.
Komentar
Posting Komentar