Langsung ke konten utama

Materi 4 : Fisika dalam Radiofarmasi I

1. Kalibrator Radionuklida Modern

Kalibrator Dosis

Merupakan sistem komersil yang  terdiri dari ruang ionisasi sumur silinder terhubung ke elektrometer yang dikendalikan mikroprosesor. Kalobrator ini menyediakan pengukuran yang dikalibrasi untuk berbagai radionuklida umum.

Ruang kalibrator terbuat dari aluminium yang diisi dengan Argon di bawah tekanan (1 MPa-2 MPa atau 10 atm-20 atm). Ruang ini biasanya dilapisi dengan timah setebal 6 mm untuk memastikan pembacaan radiasi latar yang rendah.

Kalibrator dosis dikalibrasi dalam aktivitas dengan membandingkannya dengan aktivitas standar yang dapat dilacak langsung ke standar primer nasional.

Contoh kalibrator ini yaitu : Kalibrator dosis model Capintec CRC 25R dan Atomlab 200.

Faktor Ketidakpastian Pengukuran Kalibrator Dosis :

a)      Faktor kalibrasi

b)      Elektronik

c)       Pertimbangan statistik

d)      Rekombinasi ion

e)      Radiasi latar

f)       Wadah sumber dan efek volume

g)      Posisi sumber

h)      Adsorpsi sumber


a) Faktor kalibrasi

-          Ketidakpastian pada 99mTc dan 131I biasainya berkisar 1%-3%.

-          Untuk wadah/volume yang berbeda memiliki faktor kalibrasi yang berbeda

b) Elektronik

-          Mengukur arus keluaran dari ruang ionisasi mulai dari puluhan femtoamper hingga mikroamper

-          Potensi karakteristik linearitas berbeda untuk setiap rentang ->pengubahan rentang dapat mengakibatkan diskontinuitas  

c) Rekombinasi ion

-          Aktivitas sumber meningkat maka rekombinasi ion positif dengan elektron meningkat.

-          Aktivitas sumber tinggi dapat menyebabkan pengurangan arus.

d) Wadah sumber dan efek volume

-          Variasi dalam volume wadah sumber akan menimbulkan variasi yang sesuai dalam aktivitas yang diukur

-         Variasi akan terlihat untuk pemancaran foton berenergi rendah dan pemancaran beta murni.

e) Posisi sumber

-          Pemegang sumber pabrikan dirancang untuk menjaga sumber di area respons maksimum pada sumbu vertikal sumur -> variasi respons biasanya tidak signifikan.

f) Sumber adsorbsi

-          Radiofarmasi tertentu dapat menyerap ke permukaan wadah

-          Aktivitas teradsorpsi dapat menjadi persentase yang signifikan dari total.


Mengukur Pemancar Beta Murni

Aktivitas terukur dari pemancar beta diperlukan untuk mendapatkan perkiraan aktivitas yang tepat.

Karakteristik pemancar beta ;

  • Efisiensi deteksi ruang ionisasi untuk radiasi beta rendah.
  • Respon kalibrator dosis dari partikel beta akan hampir seluruhnya dari radiasi bremsstrahlung.

Radiasi Bremsstrahlung adalah radiasi yang dipancarkan oleh electron yang berkecepatan tinggi mendekati inti atom sehingga electron tersebut akan mengalami pengereman dan pembelokkan dalam proses ini radiasi akan dipancarkan.


2. Uji Penerimaan Kalibrator Dosis

a) Akurasi dan reproduktifitas

Akurasi ditentukan dengan membandingkan pengukuran aktivitas menggunakan standar terkalibrasi yang dapat dilacak. Reproduksibilitas dapat dinilai dengan melakukan pengukuran berulang dari sumber yang sama

b) Linearitas

Terdapat tiga metode untuk penilaian linearitas yaitu etode sumber pembusukan, metode pengenceran ganda dan metode atenuasi bertingkat.

c) Respons geometri

Aposiktivitas yang diukur dapat bervariasi dengan:

    1. sumber berada di dalam ruang ionisasi

    2. komposisi botol atau jarum suntik

    3. volume cairan di dalam botol atau jarum suntik


3. Pemberian Radiofarmasi untuk Pasien

    a) Dosis Radiasi untuk Anak

Tingkat radiosensitive anak-anak tiga kali lebih besar daripada orang dewasa. Diperlukan faktor penskalaan untuk diterapkan pada aktivitas anak-anak maupun orang dewasa. Di masa lalu, faktor penskalaan dinilai menggunakan berat badan atau luas permukaan tubuh dari tinggi dan berat badan.
Saat ini, Komite Dosimetri dan Pediatri Asosiasi Eropa Kedokteran Nuklir (EANM) telah menyiapkan kartu dosis. Radiofarmaka dapat dikelompokkan menjadi tiga kelas (ginjal, tiroid, dan lain-lain), dengan faktor skala yang berbeda untuk setiap kelas. faktor penskalaan ini diperlukan untuk memberikan berat badan dosis efektif independen

Kartu dosis tersedia di situs web EANM memberikan aktivitas minimum yang direkomendasikan dan faktor penskalaan yang bergantung pada berat badan untuk setiap radiofarmasi.




Sumber :
Nuclear Medicine Physics: A Handbook for Teachers and Students – Chapter 9

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi 3 : Penggunaan Radiasi pada Makhluk Hidup (Radiobiologi)

Radiobiology Dasar Radiobiologi adalah studi kualitatif dan kuantitatif dari efek radiasi pengion pada makhluk hidup. Radiasi dapat memberikan efek berupa kerusakan sel dimana sel menjadi ganas atau secara langsung menginduksi kematian sel. Pada level mikroskopis, sinar atau partikel yang datang akan berinteraksi dengan electron orbital dalam atom atau molekul seluler sehingga menyebabkan : - Eksitasi : kenaikan electron terikat naik ke level energy yang lebih tinggi, electron tidak memiliki energy yang cukup untuk meninggalkan atom induknya. - Ionisasi : electron menerima energi yang cukup untuk dikeluarkan dari orbitnya dan meninggalkan atom induknya.  Radiasi pengion mampu menginduksi proses ejeksi electron -> irradiasi bahan seluler menimbulkan produksi fluks partikel sekunder energik (elektron) -> energik dan tidak terikat, mereka mampu berpindah jauh dari tempat produksi, berinteraksi dengan atom dan molekul lain, dan melepaskan energi ke medium sekitarnya Susun...

Materi 5 : Fisika dalam Radiofarmasi II

4. Keamanan Radiasi di Radiofarmasi a) Batas Kontaminasi Permukaan Batas kontaminasi permukaan yang diberikan berdasarkan batas dosis efektif yaitu 20 mSv/tahun yang diberikan dalam publikasi ICRP. Kontaminasi dapat dibagi menjadi dua yaitu ; - kontaminasi eksternal : dapat menyebabkan kontaminasi pada pekerja radiasi dan iradiasi pada kulit pekerja radiasi - kontaminasi internal : dapat timbul dari inhalasi (menghirup) radionuklida dan menelan radionuklida. b) Tes Wipe dan Survei Area Tes wipe diperlukan minimal 100 cm 2 area yang harus dibersihkan. Aktivitasnya dapat dinilai menggunakan well counter ataupun probe pancake . Untuk pemancar beta rendah maka perhitungannya menggunakan liquid scintillation .  Saat mengukur kontaminasi permukaan, diasumsikan bahwa tes wipe menggunakan lap kering untuk menghilangkan 1/10 kontaminasi, sedangkan lap basah akan menghilangkan 1/5 dari kontaminasi. Survey area radiofarmasi diperlukan untuk memastikan bahwa batas kontaminasi t...